Minggu, 14 Agustus 2011

15. Pembalut Super Canggih Untuk Wanita Menopouse



Acara Buka Puasa Bersama memang paling ditunggu-tunggu. Apapun agamanya, semua hadir. Kali ini giliran di rumah Madame Ririn. Jam 5 sore, rombongan babah Syarif, bu Wawit dan mak Eteng tiba. Semua sudah kumpul. Mbak Prita Gembbili juga. Membantu masak dan icip-icip.

Duduk berkelompok-kelompok dengan topik pembicaraan masing-masing. Ada yang berkerumun mengelilingi Madame Ririn sambil berebut menyodorkan telapak tangannya agar garis tangan mereka dibaca. Padahal Madame Ririn nggak bisa baca garis tangan, tapi memang orang-orang ini senang kalau dikibuli Madame. Ada juga yang merubung mas Deny yang sedang presentasi pembalut wanita super canggih, karena bisa mencegah kanker serviks.

Mas Uki datang, bersama 3 wanita berjilbab.

Mas Uki: Halo semuaaa…..

Madame Ririn: Hlo, mas Uki.. kok rame-rame?? Ayo masuk.. Siapa aja ini? Kenalin dong..

Mas Uki: Ah madame, ini kan kawan lama kita, ini mbak Sri, dulu dia IPS. Yang ini mbak Ijah teman SMP aku, jadi seangkatan kita, dan yang ini mbak Nudi, teman SMP aku juga.

Mak Eteng pandang-pandangan dengan mbak Umi. “Ada apa ini?” kata mak Eteng. “Tumben-tumbenan Uki jalan sama yang seumuran. Apa sudah terjadi pergeseran selera?”.

Mas Uki: Ada apa mbakyu.. kok senyum-senyum??

Mak Eteng: apa sudah diversifikasi mas? Biasanya dirubung wanita muda, kok sekarang dirubung yang seumuran??

Mas Uki mendekati mak Eteng sambil tersenyum bangga, alis dinaik turunkan, dia berbisik, “mereka menyatakan cintanya padaku, jadi biar adil aku jemput semua. Lagian wanita seumuran aku kan lebih berpengalaman”.

Mas Uki: Eh, mas Deny lagi demo apa ini?

Mas Deny: Ini hlo mas, pembalut wanita super canggih, pencegah kanker serviks. Beli ya mas, buat orang-orang yang dicintai.

Mas Uki: “Boleh deh, saya beli tiga buat mbak-mbak ini” katanya sambil tangannya merangkul para wanita tadi.

Mbak Prita: Kok saya enggak?

Mas Uki: Eh, mas Deny, satu lagi ya, buat mbak Prita

Wanita-wanita lain merubung. Merasa dianaktirikan. Minta ditraktir pembalut wanita super canggih juga. Akhirnya, mas Uki memesan 10 box pembalut wanita canggih itu. Para wanita senang. Mas Uki senang. Gayanya benar-benar seperti raja minyak.

Mas Bek : Oh, jadi begitu ya caranya Master Uki merayu wanita?

Mas Uki : “Iya dong.. hadiah kecil seperti ini kan artinya perhatian. Itu yang membuat wanita klepek-klepek”. Katanya sambil tangannya memperagakan burung klepek-klepek…

Mas Bek: Wah, memang nggak ada duanya deh Master Uki.

Alis mas Uki naik turun dipuji mas Bek, sementara dia duduk di sofa dikelilingi para wanita.

Dokter Budi : Ngomong-ngomong itu pembalut secanggih itu buat siapa?

Mbak-mbak:
ya buat anak saya laah….

Mas Uki: Hlo, aku kan kasih hadiah buat kalian, kok dikasihkan lagi buat anaknya?

Mbak-mbak: Kan kita sayang anak..

Dokter Budi senyum-senyum, “Sayang anak apa sudah pada menopouse??”

Mas Uki kaget. Lompat dari kursi dan menepok jidatnya, “HAH??? Jadi kalian semua sudah pada menopouse???”

Mak Eteng: Iya lah maaas…, makanya aku heran, dirimu kok mengalami pergeseran selera, biasanya menggandeng ABG, sekarang kok senangnya sama yang sudah menopouse. Wakakakak…..




- Esther Wijayanti –

Tidak ada komentar:

Posting Komentar